CHOOSE
YOU
“Aku tahu ya yang kamu jual itu bukan kata-kata manis kamu
tapi bibir kamu.sosor sana sosor sini.belum lagi tubuh kamu itu,mau kamu pake
baju semahal apapu tetep saja dalemnya kotor,di jamah sana jamah sini.”aku
menghela nafas pelan,mencoba tak gentar meski tanganya menunjuk tepat di
keningku.
“kamu fikir aku gak tahu bagaimana keluarga kamu,ibu kamu
yang Cuma bisa pelacur,meninggal karna melahirkan bayi haram.itu balasan,karena
merusak rumah tanggga orang sampai hamil.eh pantesan anaknya gak beda sama
ibunya,sama-sama pelacur.”aku tersenyum kecut.perkataannya membuat karyawan
lain mulai melihat terang-terangan pada kami.
“mulai sekarang jangan pernah hubungi deon lagi,dia
tunanganku.sampai aku tahu kamu masih menghubungi deon lagi,semua dunia akan
tahu siapa sebenarnya kamu.pelacur murahan.”tanganya belum turun meski kini dia
sudah meninggalkan meja tempatku bekerja.masih tersenyum kecut ku tatap balik
semua karyawan yang masih melihatku iba lebih banyak yang jijik,menghela nafas
pasrah saat mataku melihat pak gunarda atasanku berdiri di depan
ruanganku,sepertinya aku harus segera membuat surat pengunduran diri(lagi).
Namaku rahma,rahma widyanti.ya
semua benar.ibuku meninggal,karena pendarahan saat melahirkan adikku YUSI 8
tahun yang lalu.bukan adikku yang haram tapi perbuatan ibu yang haram.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar